Jumat, 31 Mei 2013

BALL VALVE

BALL VALVE

Ball Valve pada dasarnya adalah suatu bagian jalur dalam suatu ruang. Posisi buka dan tutup memerlukan 90putaran. Ada 2 jenis ball valve, fixed ball dan Floating Ball.

Dan ada 2 jenis jalur pada ball valve, full bore dan reduced bore.

Valve adalah suatu alat yang digunakan untuk mengontrol aliran dengan cara menghidupkan dan mematikan.

Usage ( Fungsi ) Ball Valve:

1. Flow control/pengendalian Aliran
2. Pressure control/pengendali tekanan
3. Shut off
4. Cocok untuk high pressure dan temperatures/tekanan dan suhu yang tinggi

Advantages/kelebihan ball valve:

1. A very low pressure drop/kehilangan tekanan sangat rendah
2. Low leakage/cukup jarang bocor
3. Small in size dan ball valve tidak begitu berat jika dibandingkan dengan valve lain yang
    sejenis
4. Mudah dibuka dan tidak mudah terkontaminasi.

Disadvantages/kekurangan ball valve :

1. Seat bisa rusak karena adanya gesekan antara ball dengan seat;
2. Pembukaan handle yang cepat bisa menimbulkan water hammer/palu air pada system
   sehingga terjadi tekanan yang besar yang bisa merusak system/sambungan dan dinding
   pipa;

Catatan:
· Low pressure drop is aliran yang masuk dari titik A kemudian melewati titik B akan
    mengalami penurunan tekanan sehingga tidak mudah bocor;
· Mounting pad adalah tempat untuk motorice atau otomatisasi bisa electric atau pneumatic;
· Standar mounting pad pada actuator adalah ISO 5211;
· PSI adalah satuan tekanan air






CHECK VALVE

CHECK VALVE
Ada 3 ( tiga ) jenis check valve

1. Swing Check Valve
    One way valve / pengaliran satu arah, bisa pergi tidak bisa kembali lagi , fungsinya
     berdayung, biasanya dipakai dengan spring check valve.

Usage : One way flow / pengaliran satu arah

Advantages : Klo sudah buka ringan, low pressure drop / kehilangan tekanan sangat rendah,
cost nya murah

Disadvantages : Kebocoran amat tinggi dan aliran rendah karena terganggu dengan adanya
hambatan

2. Lift Check Valve
Disc-nya bisa naik dan turun, banyak pakai untuk high pressure, cocok untuk steam / uap
panas.

3. Screwed Down Return Globe Check Valve
Modelnya hampir sama dengan globe valve, bedanya ada tambahan housing / casing
pendukung yang otomatis jika ada media yang mengalir pada valve.


GLOBE VALVE

GLOBE VALVE
Ada 3 ( tiga ) jenis globe valve

1. globe valve biasa;
2. globe valve sudut / angle
3. globe valve Y

Usage Globe Valve

Control Valve ( pembukaan sedikit saja sudah bisa buka ), cocok untuk getaran & amat luar pemakaiannya.

Advantages Globe Valve

1. High pressure drop / kehilangan tekanan sangat tinggi;
2. Cepat untuk membuka dan menutup;
3. Resiko kerusakan seat & disc sangat kecil;


Disadvantages Globe Valve

1. Tidak semua system sesuai / cocok;
2. dibanding valve lain yang seukuran, globe valve lebih berat bebannya;
3. Memerlukan tosi / torque yang tinggi untuk mengoperasikan globe valve;


GATE VALVE

GATE VALVE

Gate valve pada dasarnya bertindak sebagai stop valve, penggunaan gate valve fully open and fully closed, jangan setengah/separuh.

Ada 3 ( tiga ) jenis gate valve
1. Rising Stem Gate Valve; Jika dioperasikan handwheel Naik dan stem juga naik
2. Non Rising Stem Gate Valve; Jika dioperasikan handwheel tetap dan stem juga tetap
3. (OS & Y) Outside Screw & Yoke Gate Valve; Jika dioperasikan hanwheel tetap tapi stemnya naik

Rising Stem & Non Rising Stem digunakan untuk tekanan yang tidak terlalu tinggi, tidak cocok untuk
getaran, ia cocok untuk PDAM.

OS & Y amat cocok digunakan untuk high pressure, bisa pakai di sumur minyak, PLTU, PLTN. Biasanya OS & Y banyak digunakan di lapangan minyak, medan yang tinggi, panas dan merepotkan. Karena pada OS & Y stem naik atau turun bisa dijadikan sebagai penanda. Contoh, apabila stem tinggi itu menandakan posisi valve sedang buka penuh.

Pada dasarnya body & bonet pada gate valve terbuat dari bahan yang sama.

Advantages Gate Valve
1. Low pressure drop waktu buka penuh;
2. Amat ketat dan cukup bagus waktu tutup penuh;
3. Bebas kontaminasi;
4. Bertindak sebagai pintu tutup penuh, sehingga tidak ada tekanan lagi. Cocok apabila akan melakukan service / perbaikan pada pipa;

Disadvantages Gate Valve
1. Tidak cocok dipakai untuk separo buka, akan menimbulkan getaran sehingga bisa mengakibatkan saling berlanggaran yang pada akhirnya bisa terjadi kebocoran;
2. Untuk membuka dan menutup valve perlu waktu yang panjang dan memerlukan tosi / torque yang tinggi;
3. Untuk ukuran 10 “ keatas tidak cocok dipakai untuk steam / uap panas;



BUTTERFLY VALVE

BUTTERFLY VALVE

Butterfly valve adalah jenis valve yang menggunakan sebuah disc yang bisa memutar dalam ruangnya untuk membuka dan menutup aliran.

Usage ( kegunaan ) butterfly valve:

1. Pada umumnya digunakan dalam system aplikasi low pressure/tekanan rendah dimana
    kebocoran tidak begitu penting;
2. Normalnya digunakan dalam ukuran yang besar;

Advantages( keunggulan ) butterfly valve :

1. A very low pressure drop/kehilangan tekanan yang sangat rendah;
2. Face to face dimension is usually quite small;
3. Diameter dari valve bisa disesuaikan dengan pesanan agar mudah tersambung dengan pipa;

Disadvantages ( kekurangan ) butterfly valve :

1. Dibanding valve lain kebocoran pada butterfly valve lebih tinggi karena adanya gesekan
    antara seat dengan disc dan juga aliran yang sangat deras sehingga seat menjadi haus;
2. Membutuhkan torque yang tinggi;


Catatan:
· Indonesia mempunyai archipelago paling besar di dunia, ada 17.568 pulau di Indonesia;
· Pulau yang paling selatan di Indonesia adalah pulau Lote;
· Perbedaan jam di Jakarta dengan Indonesia tengah/bali adalah 1 (satu) jam, dengan
   Indonesia timur/merauke adalah 2 (dua) jam;
· Tosi/torque adalah angka/satuan daya untuk mengoperasikan sesuatu
· Satuan ukur tosi/torque adalah newton meter;



Kamis, 30 Mei 2013

Catatan : PENTING TENTANG VALVE !!

Catatan : PENTING !!

PRESSURE
1 kg = 1 bar = 14.5 psi
1000 WOG = 1000 PSI = 69 bar
ANSI 150 = 150 PSI = 10 bar
ANSI 300 = 300 PSI = 20 bar
JIS 10K = 10 bar
PN16 = 16 bar
800 lbs = 800 psi
WOG ( Water, Oil & Gases )
PSI ( Pound Squard Inch )
ANSI ( American National Standards Institute )
JIS ( Japanes Industrial Standards )



MATERIAL BODY VALVE

1. BRASS
2. FORGED BRASS
3. BRONZE
4. CAST IRON ( FC200 )
5. DUCTILE IRON
6. MALLEABLE IRON
7. CAST STEEL / CARBON STEEL (WCB / A 216 )
8. FORGED STEEL
9. FORGED CARBON STEEL ( A 105 )
10. STAINLESS STEEL ( SUS 304, SUS 316, CF8, A 351-CF8M, SCS13 )

MATERIAL SEAT VALVE
1. NBR : Warna hitam, Natural Rubber cocok untuk minyak, bisa tahan pada suhu 800C
2. EPDM : Warna hitam, amat cocok untuk di air, tidak cocok untuk minyak, bisa tahan pada
    suhu 1000C
3. PTFE: Warna Putih, bahan Teflon cocok untuk chemical plant, bisa tahan pada suhu 120 0C
4. RPTFE : Warna hitam muda / agak sedikit hitam karena ada Reinfos Carbon ( tambahan
    material pada teflon/seat ), bisa tahan pada suhu 180 0C s/d 200 0C
5. PPL : Warna hitam bisa tahan pada suhu 280 0C s/d 320 0C
6. PEEK : Bisa tahan pada suhu 400 0C
7. SILIKON : Bisa tahan pada suhu 580 0C


CONNECTION VALVE:

1. BSP : British Standard Parts
              ^^^^^^^^^^^^^^^
              ^^^^^^^^^^^^^^^
Biasa pakai di rumah, jarak giginya pendek dan halus, untuk low pressure

2. BSPT : British Standard Parts Thread

Biasa pakai di industri, yang minta penguncian yang ketat dan aman. Untuk high pressure,
lubang diluar lebih besar ke dalam semakin mengecil.

3. NPT : National Parts Thread
VVVVVVVVVVVVV
VVVVVVVVVVVVV
Biasa pakai di industri seperti Oil Industri, jarak giginya lebih jauh dan lebih kasar, ID (
internal diameter ) dari luar s/d ke dalam sama besar.

4. BW : Butt Weld, pipa di lass dengan valve connection;
5. SW : Socked Weld, pipa dimasukkan kedalam valve connection;


Catatan :
Full Bore : Tampilan body luar biasanya lebih gemuk;
Forged Brass : Hasil tempaan, besi carbon-nya tinggi;
Brass + Chromed : Besi / Kuningan yang di lapisi zinc / pengkilap, warnanya silver kilap;
Carbon Steel : Besi yang carbon-nya tinggi dan komposisinya lebih kuat;
Stainless Steel : SUS 304 & SUS 316 adalah bahan yang paling utama agar besi tidak berkarat;
Nikel : Bahan anti karat yang terkandung dalam stainless steel
SDNR : Screwed Down Not Return ( Kalau sudah pasang tidak bisa buka lagi )
Material Code : Mg ( Magnesium ), Su ( Sulvat ), Ni ( Nikel ), Fi ( Iron )

Contoh Perhitungan / % ( Prosentase ) Keuntungan
Bagaimana perhitungannya jika ingin untung 10% dari harga $ 2.45 atau $ 100 ?
Jawab :
$ 2.45 / 0.9 = 2.7222 – 10% = 2.45
$ 100 / 0.9 = 111.111 – 10% = 100

4 ( EMPAT ) CINTA

1. CINTAI DIRI ANDA.
Nama anda
Reputasi anda
Badan anda
Ilmu anda
Budaya anda

2. CINTAI KELUARGA ANDA
Jaga keluarga anda baik-baik
Cintai keluarga istri anda
Kasih ilmu, jangan sering kasih uang

3. CINTAI PERUSAHAAN ANDA
Harus professional, jangan ada jalan pintas

4. CINTAI NEGARA ANDA






Catatan :
PN adalah standart Jerman yang menunjukkan tekanan
PN 6 artinya tekanannya 6 bar
PN 16 artinya tekanannya 16 bar
PN 25 artinya tekanannya 25 bar
PN 40 artinya tekanannya 40 bar
Standart PN cocok untuk steam line.
Lbs adalah standart Inggris yang menunjukkan tekanan
800 Lbs = 800 Pound.

“ Value Brand “ adalah produk ARITA yang dibuat Non Standart untuk memenuhi permintaan pasar
yang lebih mementingkan harga daripada qualitas.

Knaife Gate Valve adalah valve yang fungsinya untuk memotong, cocok untuk pabrik karet, pabrik
kertas, lem & plastic.

Lubricated Plug Valve bertindak sebagai pisau, bisa memotong cocok untuk industri karet, kertas,
lem, plastic.

Needle Point Valve adalah Valve yang bentuknya mirip dengan globe valve yang fungsinya untuk
tekanan tinggi ( high pressure ) dan untuk mengontrol tekanan agar pembukaannya tidak
mendadak/pembukaannya lebih pelan. Biasa pakai pada hydrolic system. Stock yang kita punya bisa
1000 PSI.


Single Disc Check Valve adalah valve yang memakai satu disc.

Single Door Check Valve adalah valve yang memakai satu disc.

Double Door Check Valve adalah valve yang memakai dua disc.

Disco Check Valve adalah valve yang discnya bisa lompat-lompat.

Spring Check Valve adalah valve yang discnya akan menutup jika aliran sudah berhenti. Pada
dasarnya hampir sama dengan disco check.

Wafer Universal adalah koneksi dari valve yang cocok untuk standart flange apa saja ( ANSI, JIS, PN ).

Ph : Kadar keasaman

1 – 6 : Asam
7 : Netral
8 – 16 : Basah



Batas pembayaran tagihan :
1.       Untuk dealer : Jangan terlalu panjang / lama, lihat akte pendirian, alamat.
2.       Untuk user : Kasih tempo 2 minggu, usahakan kurang. Apabila order barang –barang yang aneh
Dan besar harus minta DP 50%

Foot Valve adalah valve yang berfungsi sebagai saringan, biasanya berada di dasar / ujung dari pipa.
Valve jenis ini jarang di pasaran / stock terbatas.

Y – Strainer Valve adalah sejenis saringan yang di pasang di permulaan masuk yang fungsinya untuk
menghindari macet.

Steam Trap : Menangkap steam fungsinya menyimpan panas dan membuang / mengeluarkan air.

Steam Separator : Pada dasarnya sama dengan steam trap. Steam separator fungsinya menangkap
dan menyimpan panas yang volumenya besar, menangkap dan mengeluarkan air yang besar pula.
Thermo Dynamic Steam Trap : Berfungsi dengan memakai disc, disc menangkap air dan membuang
air keluar.

Ball Float Steam Trap : Berbentuk bola dan akan membuka jika kandungan airnya sudah diambang
batas.

FT 16 – 10 = Float Trap 16 – 10 : Sesuai pada aplikasi 16 bar tapi 10 bar sudah bisa menangkap dan
mengeluarkan.

Sight Glass : Suatu alat yang dipasang di pipa, untuk melihat aliran berjalan atau tidak? Biasanya
bersampingan dengan steam trap. Sight glass akan ada di setiap boiler room.


Air Vent : Suatu alat yang fungsinya untuk mengeluarkan angin dari pipa. Kalau tidak ada air vent,
pipa bisa retak dan terjadi kebocoran, karena angin akan memaksa mencari tempat keluar.

Lockable Ball Valve : Valve yang bisa digembok untuk keamanan.

PRV = Pressure Reducing Valve/Regulator : Discnya normaly open, tapi pada saat tekanan mencapai
tingkat pressure yang telah ditetapkan discnya akan menutup / tidak mau menerima tekanan. Di PRV
ada springnya juga.

Safety Valve : Seperti mesin presto, normaly closed disc. Pressurenya akan disetting agar bisa
membuang tekanan yang melebihi settingan dan akan kembali normal.
Thermostat Cappilary : Pengukur panas / suhu
Sensor Pocket : Sebagai Casing , tempat untuk menyimpan/memasukkan thermostat
Emergency Stop Valve : Untuk keadaan darurat, bisa menutup banyak valve.

Angle Storm Valve : Fungsinya 1 way seperti swing check valve.

Goose Neck : Fungsinya menarik angin.